Tite yang Belum Terkalahkan dan Piala Dunia 2018

com, Jakarta: Keberhasilan Brasil sebagai tim pertama yang lolos ke Piala Dunia 2018 tak terlepas dari sosok Tite. Pria yang memiliki nama lengkap Adenor Leonardo Bacchi itu tercatat belum merasakan kekalahan ketika menangani tim Selecao.Menggantikan posisi Dunga selepas keterpurukan di ajang Copa America Centenario 2016 pada Juni tahun lalu, Tite bak penyihir yang bisa menyulap tim Brasil kembali disegani. Padahal, posisi mereka saat masih ditangani Dunga hanya berhasil mengumpulkan sembilan poin dari enam pertandingan awal di kualifikasi Piala Dunia.

BACA:Tren Positif Brasil Belum TerhentiSiapa yang menyangka, pria yang lebih banyak berkarier di Brasil dan Uni Emirat Arab itu ternyata mampu mengantar Selecao ke Piala Dunia 2018 dengan rekor sejauh ini tak terkalahkan. Bahkan, dalam delapan pertandingan ketika ia mengarsiteki Neymar Cs, ia selalu berhasil menang.(Tite ketika memimpin Brasil dalam pertandingan kontra Paraguay. AFP)Jika ditambah satu dengan laga persahabatan kontra Kolombia dalam pertandingan amal untuk korban Chapecoense pada 26 Januari 2017, maka catatan rekornya adalah sembilan laga selalu menang. Brasil di tangannya berhasil mencetak 25 gol dari sembilan pertandingan dan hanya kebobolan dua gol.Sebuah catatan istimewa untuk pria berusia 55 tahun yang sebenarnya bukan unggulan untuk menangani Brasil selepas pemecatan Dunga. Federasi sepak bola Brasil (CBF) kini bisa bernapas lega, setidaknya sampai saat ini Tite berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih top di negara yang terkenal dengan tarian Samba tersebut.Karier Tite mengkilap ketika menangani Corinthians pada 2010–2013 dan 2015–2016. Ia berhasil mempersembahkan Copa Libertadores, Campeonato Brasileiro, dan Piala Dunia Antarklub. Itu yang membuat CBF kepincut menggunakan jasa pelatih yang gemar memakai formasi 4-1-4-1 itu.Formasi itu juga yang digunakan oleh Tite sampai akhirnya resmi membawa Brasil ke Piala Dunia 2018 meski kualifikasi masih menyisakan empat laga. Ia konsisten menggunakan formasi 4-1-4-1 dengan membebaskan Neymar yang menyisir sisi sayap kiri.Tite juga jarang mengutak-atik pilihannya pemainnnya. Brasil di bawah asuhannya adalah Brasil yang bermain dengan kecepatan dan operan pendek dari kaki ke kaki. Itu resep sukses Selecao sampai saat ini.Kemenangan atas Paraguay 3-0 dan kekalahan 1-2 Uruguay dari Peru turut mengantar Brasil menjadi tim pertama yang lolos ke Piala Dunia tahun depan. Mereka menjadi ‘teman’ pertama bagi Rusia untuk perhelatan akbar sepak bola dunia pada musim panas 2018.(Neymar akan menjadi andalan Brasil di Piala Dunia 2018. AFP)Sekarang, tugas Tite adalah mempertahankan performa Brasil setidaknya sampai laga kualifikasi Piala Dunia selesai pada Oktober tahun ini. Jangan sampai performa apik dalam delapan laga awal di kualifikasi justru melempem ketika tiba saatnya Piala Dunia digelar.Mantan pelatih Al-Wahda itu harus bisa meracik perpaduan pemain yang berkarier di Eropa, liga lokal Brasil, dan liga-liga di Asia seperti Tiongkok dengan baik. Perpaduan pemain senior dan muda juga bisa diandalkan.BACA:Brasil Curi Start Menuju Piala Dunia 2018Terlebih lagi, ia juga harus kembali memoles identitas permainan indah Brasil yang dikenal dengan Ginga atau Jogo Bonito yang kembali muncul di tangannya setelah hilang pada beberapa tahun terakhir.Catatan pertandingan Brasil di bawah asuhan Tite:Ekuador 0 – 3 Brasil
Brasil 2 – 1 Kolombia
Brasil 5 – 0 Bolivia
Venezuela 0 – 2 Brasil
Brasil 3 – 0 Argentina
Peru 0 – 2 Brasil
Brasil 1 – 0 Kolombia (Persahabatan)
Uruguay 1 – 4 Brasil
Brasil 3 – 0 ParaguayPertandingan selanjutnya Brasil:Brasil vs Argentina (Persahabatan – 9/6/2017)
Australia vs Brasil (Persahabatan – 13/6/17)
Brasil vs Ekuador (Kualifikasi Piala Dunia – 31/8/17)
Kolombia vs Brasil (Kualifikasi Piala Dunia – 5/9/2017)
Bolivia vs Brasil (Kualifikasi Piala Dunia – 5/10/2017)(ACF)

marcanuevaes.com situs judi poker online terpercaya Sumber: MetroTVNews